Open Access Policy

Kebijakan Akses Terbuka (Open Access Policy)

A. Publikasi dan Kepengarangan

Seluruh naskah yang dikirimkan ke Jurnal Nun: Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara akan melalui proses peer review oleh minimal dua penelaah yang kompeten di bidangnya. Penilaian meliputi relevansi, orisinalitas, kejelasan argumentasi, validitas metodologis, dan kualitas bahasa.

Keputusan editorial meliputi: diterima, revisi minor, revisi mayor, atau ditolak. Naskah yang ditolak tidak akan ditelaah kembali. Satu hasil penelitian tidak boleh diterbitkan di lebih dari satu jurnal. Penerimaan naskah tunduk pada ketentuan hukum terkait plagiarisme, hak cipta, dan pencemaran nama baik.

B. Tanggung Jawab Penulis

Penulis wajib menjamin bahwa naskah bersifat orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang diproses di jurnal lain. Seluruh penulis harus berkontribusi signifikan dan kontribusinya dijelaskan dalam artikel.

Penulis wajib menindaklanjuti hasil penelaahan, menyajikan data yang sahih, mencantumkan seluruh sumber rujukan, mengungkapkan konflik kepentingan, serta melaporkan kesalahan pascapublikasi. Penarikan naskah setelah proses penelaahan hanya dapat dilakukan sesuai ketentuan penerbit.

C. Tanggung Jawab Penelaah

Penelaah wajib menjaga kerahasiaan naskah, bersikap objektif, dan menghindari konflik kepentingan. Penelaah dapat merekomendasikan rujukan relevan serta melaporkan dugaan plagiarisme atau tumpang tindih substansial kepada editor.

D. Tanggung Jawab Editor

Editor memiliki kewenangan penuh dalam pengambilan keputusan editorial berdasarkan kualitas ilmiah dan kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal. Editor bertanggung jawab menjaga integritas akademik, anonimitas penelaah, serta menindaklanjuti dugaan pelanggaran etika secara profesional dan berbasis bukti.

E. Etika Penerbitan

Seluruh pihak yang terlibat wajib mematuhi pedoman etika COPE. Perubahan substansial pasca-diterima tidak diperkenankan tanpa alasan kuat. Setiap indikasi plagiarisme, manipulasi data, atau pelanggaran etika lainnya akan ditangani sesuai prosedur etika jurnal.